Pemain bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo mengaku sangat senang dengan keberhasilan rekan-rekannya yang sukses menjungkalkan impian Barcelona di Piala Super Spanyol dini hari tadi.
Ronaldo dalam laga tersebut menyumbangkan satu gol. Sementara Madrid berhak mengangkat trofi setelah menang 2-1 di laga leg kedua atas Barca.
"Kenyataannya adalah kami memang telah mengawali permainan dengan sangat baik. Kami telah mencetak dua gol dan langsung memberikan kepercayaan diri yang besar dalam permainan tersebut," kata Ronaldo.
"Di babak kedua saya rasa kami agak sedikit menurunkan level permainan karena kami sudah kelelahan."
"Untuk itu saya harus bisa meningkatkan kemampuan buat diri saya sendiri dan teman-teman lainnya."
"Yang pasti gelar ini akan memberikan kami kepercayaan diri dan kami sungguh menikmatinya. Ya, kami harus terus seperti ini," ujarnya.
Rabu, 29 Agustus 2012
Piala Super Spanyol Milik Real Madrid
Real Madrid sukses menjuarai Piala Super Spanyol 2012 berkat kemenangan 2-1 atas Barcelona pada leg kedua yang digelar di Santiago Bernabeu, Kamis (30/8) dinihari WIB. Meski mencatat agregat 4-4, namun Los Blancos unggul dalam torehan gol tandang.
Kekalahan 3-2 di leg pertama jelas tidak ingin diulang oleh Madrid. Tak ayal, anak-anak asuh Jose Mourinho menyerang mati-matian sejak laga digulirkan.
Madrid unggul lebih dulu melalui Gonzalo Higuain dan Cristiano Ronaldo, yang memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Barcelona di babak pertama. Lionel Messi membangkitkan Barca di penghujung babak pertama dengan gol cantik yang dicetaknya lewat tendangan bebas.
Namun, di babak kedua, baik Madrid maupun Barca tidak berhasil mencetak gol tambahan. Alhasil, mahkota Piala Super Spanyol kali ini sukses direbut Real Madrid yang unggul dalam perolehan gol tandang.
Babak pertama:
Arsitek Barcelona Tito Vilanova terpaksa melakukan pergantian susunan pemain di menit-menit terakhir karena Dani Alves dibekap cedera kala melakukan pemanasan. Alhasil, Vilanova menempatkan Adriano di sisi kanan, sementara Jordi Alba diturunkan untuk mengisi sektor kiri pertahanan.
Sementara itu, masing-masing punggawa anyar kedua tim, Luka Modric dan Alex Song, terlihat berada di bangku cadangan.
Berbeda dengan leg pertama di Camp Nou, kali ini Barca terlihat kesulitan menguasai pertandingan. Mereka justru dibuat pontang-panting oleh kecepatan anak-anak asuh Jose Mourinho.
Itu terbukti ketika tim tuan rumah membuka peluang lewat Gonzalo Higuain ketika laga baru berjalan enam menit. Berawal dari umpan Marcelo, Higuain membawa bola ke depan gawang Victor Valdes. Namun, tendangan Higuain masih bisa diselamatkan kiper Spanyol.
Kendati demikian, Higuain berhasil membayar kegagalannya dan membawa Madrid unggul di menit 11. Berawal dari umpan jauh Pepe, Javier Mascherano gagal menghalau bola dan membiarkan Higuain lolos bola ke depan gawang sebelum striker Argentina membuat gawang Valdes bergetar. 1-0 untuk
Higuain kembali mendapat peluang emas di menit 15 lewat umpan silang Marcelo ketika dirinya berada di depan gawang. Akan tetapi, bola terlalu jauh untuk bisa dijangkau Higuain.
Memasuki menit 19, lini pertahanan Barca kembali terkoyak. Kali ini giliran Gerard Pique yang melakukan blunder ketika dirinya salah mengantisipasi umpan jauh Sami Khedira kepada Cristiano Ronaldo. Mega bintang Portugal dengan cepat membawa bola ke depan gawang sebelum meluncurkan bola melewati kaki Valdes dan membawa tuan rumah unggul 2-0.
Gawang Valdes kembali terancam di menit 21 ketika Higuain menerobos lini pertahanan melalui sisi kiri gawang. Namun, kali ini Valdes berhasil mementahkan peluang Los Blancos.
Tidak lama kemudian, El Real sebenarnya sempat kembali mencetak gol ketika Pepe menanduk tendangan bebas. Namun, wasit menganulir gol itu karena bek Portugal terlihat mendorong Mascherano sebelum mencetak gol.
Situasi tidak kunjung membaik bagi Blaugrana. Alih-alih, Barca justru kehilangan Adrioano di menit 27 setelah wasit memberikan kartu merah menyusul pelanggarannya terhadap Ronaldo kala keduanya memperebutkan bola di depan kotak.
Higuain berpeluang menambah pundi-pundi gol menyusul umpan silang CR7 di depan kotak pada menit 32. Sayang, kendati berhasil membawa bola ke depan gawang, Higuain gagal menyelesaikan peluang itu karena bola masih melebar di sisi gawang.
Barcelona baru mendapat peluang di menit 35 ketika Messi merangsek ke depan gawang Casillas sebelum upayanya dimentahkan kapten Los Blancos. Bola rebound jatuh ke kaki Andres Iniesta yang segera melepaskan umpan silang kepada Montoya, yang diturunkan di menit 32 menggantikan Alexis Sanchez. Namun, bola terlalu jauh untuk dijangkau Montoya.
Azulgrana akhirnya mendapatkan gol di penghujung babak pertama melalui tendangan bebas Messi. Pemain Terbaik Dunia melepaskan tendangan bebas melengkung melewati dinding pemain dan dengan mulus menggetarkan gawang Casillas.
Melihat ‘nemesis’-nya mencetak gol indah, Ronaldo sepertinya tidak ingin kalah. Beberapa saat kemudian mantan bintang Manchester United nyaris membawa Madrid unggul 3-1 lewat tendangan kencang dari luar kotak. Namun, bola masih meleset tipis di sisi gawang.
Babak kedua:
Barcelona berupaya memperbaiki performa setelah tertinggal 2-1 dan kehilangan seorang pemain di babak pertama. Namun, skuat Catalan tampaknya masih harus bekerja ekstra keras dalam membendung ambisi balas dendam Madrid.
Sergio Busquets nyaris melakukan kesalahan fatal ketika operannya justru menuju Angel Di Maria. Beruntung, tekel Mascherano berhasil mencegah winger Argentina melakukan serangan berbahaya.
Tempo permainan sedikit melambat di awal babak kedua, di mana Barca berusaha mendominasi penguasaan bola, namun Madrid berhasil membendung pergerakan tim Catalan.
Peluang pertama Barca baru tiba di menit 62 ketika umpan jauh Mascherano disambut Pedro Rodriguez yang segera merangsek ke depan gawang. Namun, meski sudah mendapat posisi bagus, peluang Pedro masih mampu dimentahkan Casillas melalui kakinya.
Satu menit berselang, Messi mendapat peluang menggandakan golnya, lagi-lagi melalui tendangan bebas. Sayang, kali ini tendangannya masih membentur dinding dan diantisipasi dengan baik oleh Casillas.
Melihat Barca mulai bangkit, Madrid tidak tinggal diam. Mereka berpeluang menambah keunggulan di menit 66 lewat peluang Khedira di depan gawang. Namun, Valdes masih mampu mementahkan peluang tersebut, sehingga agregat 4-4 belum berubah.
Beberapa menit kemudian, Madrid lagi-lagi mendapat peluang melalui kerja sama Ronaldo dan Higuain. Ronaldo melepaskan umpan
Gawang Casillas mendapat ancaman di menit 75 ketika umpan cantik Messi menemui Alba di depan kotak. Mantan punggawa Valencia terlihat nyaris menjebol gawang Casillas, namun Sergio Ramos berhasil mengejar Alba dan membuang bola ke luar lapangan.
Vilanova melakukan pergantian pemain kedua ketika dirinya menarik Busquets dan menurunkan Alex Song sebagai gantinya. Sementara, Jose Mourinho juga melakukan penyegaran skuat dengan menggantikan Di Maria dengan Jose Callejon. Karim Benzema pun terlihat di pinggir lapangan, siap untuk menggantikan Higuain.
Namun, sebelum ditarik keluar, Higuain kembali mengancam gawang Valdes ketika dirinya lolos dari pengawalan dan menyambut umpan Xabi Alonso di depan kotak. Namun, meski memiliki ruang cukup banyak, Higuain gagal menyelesaikan peluangnya dengan sempurna karena bola masih membentur mistar.
Kedua pelatih kembali melakukan pergantian pemain, di mana Vilanova menarik Pedro keluar dan menurunkan Christian Tello. Sementara, Mourinho memberikan kesempatan debut kepada Luka Modric setelah menyelesaikan transfer dari Tottenham Hotspur, awal pekan ini.
Memasuki injury time, kedua tim saling menyerang dengan intens. Modric bahkan mendapat peluang mencetak catatan emas dalam debutnya bersama Los Blancos ketika dirinya menyambut umpan Benzema di depan gawang. Namun, peluang Modric masih bisa diblok oleh Alex Song.
Messi sempat berpeluang mengubah keadaan untuk Barca di penghujung laga ketika melepaskan tendangan terarah ke gawang Casillas. Sayang, tendangannya masih melebar, sehingga skor 2-1 bagi keunggulan Madrid tidak berubah dan membawa klub ibukota memenangkan Piala Super Spanyol 2012.
Emilio Butragueno: Trofi Ini Hadiah Untuk Fans
Emilio Butragueno puas menyaksikan performa Real Madrid kala menaklukkan Barcelona 2-1 pada leg kedua Piala Super Spanyol yang membuahkan trofi juara berkat keunggulan gol tandang meski mencatat agregat 4-4.
Los Blancos bermain sangat agresif di babak pertama dan mendapat cukup banyak peluang. Gol dari Gonzalo Higuain dan Cristiano Ronaldo membawa Madrid unggul di babak pertama, sebelum Lionel Messi mengejar ketinggalan lewat tendangan bebas.
“Pada 30-35 menit pertama laga berjalan fantastis. Kami seharusnya mencetak 3 atau 4 gol tambahan dan menutup pertandingan. Tapi kami bertahan, dan fans layak mendapatkan kemenangan ini,” ujar Butragueno.
“Kami melakukan ini untuk fans kami, trofi ini adalah hadiah untuk mereka. Anda bisa lihat bahwa mereka mengerti tim ini telah mengerahkan segalanya musum ini.”
Selain itu, Butragueno pun mengaku terkesan dengan amunisi terbaru Los Blancos, Luka Modric, yang diturunkan di penghujung babak kedua. Mantan bintang Tottenham Hotspur nyaris mencetak gol perdananya untuk Madrid, namun tendangannya masih bisa dihalau lini pertahanan Barca.
Jumat, 24 Agustus 2012
Iker Casillas: Gol Angel Di Maria Ubah Semuanya
Kiper Real Madrid Iker Casillas meyakini timnya masih memiliki peluang besar untuk merengkuh gelar Supercoppa Espana meski kalah dengan skor 3-2 dari Barcelona di leg pertama.
Casillas menilai gol terakhir yang dicetak oleh Angel Di Maria saat memanfaatkan kesalahan Victor Valdes membuat peluang Madrid tetap terbuka lebar. Terlebih lagi, leg kedua akan digelar di Santiago Bernabeu.
"Kami melalui berbagai momen di pertandingan. Kami memulai dengan baik, tetapi kemudian mereka membalikkan keadaan dan pada saat kedudukan 3-1, situasi terlihat sangat sulit. Pada akhirnya, semuanya berubah dengan gol yang dicetak Di Maria, yang membuat peluang tetap terjaga," ujar Casillas.
"Salah satu target kami adalah mencetak gol di Camp Nou dan kami melakukannya dua kali. Kami senang dan sedih dengan hasil akhir."
"Dalam pertandingan-pertandingan seperti ini selalu ada momen kontroversial, emosional dan berkelas. Hal tersebut normal. Ini adalah sepakbola dan semuanya berusaha yang terbaik demi klub mereka."
Casillas menilai gol terakhir yang dicetak oleh Angel Di Maria saat memanfaatkan kesalahan Victor Valdes membuat peluang Madrid tetap terbuka lebar. Terlebih lagi, leg kedua akan digelar di Santiago Bernabeu.
"Kami melalui berbagai momen di pertandingan. Kami memulai dengan baik, tetapi kemudian mereka membalikkan keadaan dan pada saat kedudukan 3-1, situasi terlihat sangat sulit. Pada akhirnya, semuanya berubah dengan gol yang dicetak Di Maria, yang membuat peluang tetap terjaga," ujar Casillas.
"Salah satu target kami adalah mencetak gol di Camp Nou dan kami melakukannya dua kali. Kami senang dan sedih dengan hasil akhir."
"Dalam pertandingan-pertandingan seperti ini selalu ada momen kontroversial, emosional dan berkelas. Hal tersebut normal. Ini adalah sepakbola dan semuanya berusaha yang terbaik demi klub mereka."
Langganan:
Postingan (Atom)



